Fokus

Berisi artikel-artikel utama yang menjadi tema majalah Cabe Rawit.

Profil

Wawancara dengan tokoh Indonesia atau Tiongkok yang inspiratif dan berprestasi.

Event

Mengupas aktivitas terbaru pelajar Indonesia di Tiongkok

Tips untuk pelajar

Tips untuk pelajar di Tiongkok mengenai kehidupan sehari-hari, beasiswa, visa dan sebagainya.

Rekreasi & Hiburan

Membahas potensi pariwisata Tiongkok yang menarik dan layak dicoba

Home » Info, Tips untuk pelajar

Kenapa Kita Masih Jomblo??

Submitted by on 15 June, 2017 – 17:48No Comment

 

4 copy 2

 

 

   Kalian sudah tidak asing lagi bukan dengan lirik lagu dari Kunto Aji ini yang berjudul “Terlalu Lama Sendiri“? Tidak lama setelah di rilis, lagu ini menjadi sangat booming. Banyak yang update di path, upload lagu ini di snapchat, hingga di moment wechat. Untuk yang masih sendiri, lagu ini sangat mengena bukan? Tidak hanya itu, pertanyaan “Kenapa masih jomblo?“ sudah menjadi hal yang biasa. Apalagi kalau mahasiswa seperti kita yang sebentar lagi udah mau lulus kuliah. Pertanyaan seperti ini semakin sering kalian dengar. Di Indonesia sendiri , stigma menjadi seorang jomblo masih sangat sensitif dan di anggap negatif. Dari dianggap gagal hingga di cap tidak laku. Padahal ini tidak selalu benar loh. Banyak alasan mengapa, terutama mahasiswa Indonesia di Tiongkok, yang masih jomblo. Cabe sudah melakukan survey kecil kecil-an dan inilah beberapa alasan mengapa mereka masih jomblo. Banyak jawaban yang lucu dan unik loh. So , check it out !

  1.  3 copy

Perempuan – Pelajar S1

2. 3

Perempuan – Pelajar S2

3. 4 copy 3

Perempuan – Pelajar S2

  1.  1 copy

Pria – pelajar bahasa

5.

3 copy 2

Pria – Pelajar S2

  1.  7 copy

Pria – Pelajar S1

         7.

8 Perempuan – Pelajar S1

         8. A

          Pria – Pelajar S1

         9. B

                                                                                                   Perempuan – Pelajar S2

10 .  3 copy 3

Pria – Pelajar S2

11.   4

Perempuan – Pelajar S2

   Itu dia alasan alasan mengapa para pelajar Indonesia di Tiongkok masih sendiri. Seperti yang kita lihat, banyak dari mereka yang memilih untuk tidak berpasangan dulu. Tetapi kenapa sih stigma menjadi seorang jomblo masih di anggap negatif? Saat ini media sosial merupakan bagian besar dari kehidupan kita sehari – hari. Setiap orang, apalagi mahasiswa seperti kita, pasti punya lebih dari 1 platform media sosial. Dari media sosial ini, kita bisa melihat kehidupan orang lain yang menurut orang tersebut adalah momen terbaik. Seperti saat mereka berlibur ke luar negeri, diberikan kejutan dari pacar yang super romantis, hingga perayaan kelulusan yang sangat mewah. Terkadang kita sebagai pengikut orang tersebut, suka lupa bahwa yang mereka unggah di dunia maya hanyalah sebagian kecil dari kehidupannya. Kehidupan mereka juga tidak luput dari asam manis nya kehidupan. Seperti contoh, kehidupan mereka itu layaknya sebuah lukisan yang sangat besar. Yang mereka unggah, hanyalah sebagian kecil dari lukisan itu. Di Instagram, yang kita lihat adalah pasangan yang sangat sempurna atau #relationshipgoals. Tetapi di luar itu, hubungan mereka tidak luput dengan pertengkaran, perbedaan pendapat, hingga susah bertemu karena LDR. Di snapchat, hampir setiap saat dia selalu liburan ke luar negeri. Tetapi di luar itu, perjuangannya untuk berada di titik ini sangatlah tidak mudah dan membutuhkan kerja keras. Nah, dari asumsi ini lah, pengikut di media sosial merasa bahwa kehidupan dirinya tidak ada apanya dibandingkan dengan selebgram tersebut. Termasuk kenyataan bahwa dirinya masih jomblo.

   Apa pun alasan kalian, Cabe yakin itu adalah yang terbaik untuk saat ini. Jangan pernah merasa gagal atau tidak laku atau apa pun itu. Kita tidak perlu membandingkan kehidupan kita dengan orang lain. Semuanya sudah ada jalannya masing masing kok. Tinggal bagaimana kita berusaha dan menjalankannya.  Seperti lagunya Oppie Andaresta yang “single happy“, saat single kita bisa mengejar mimpi-mimpi indah, bebas lakukan kalian suka, dan berteman dengan siapa saja. See, being single is not that bad, right ? Kalian juga harus ingat,  semuanya akan indah pada waktunya kok.

Penulis : Marsha Neida Harini

 

 

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.