Fokus

Berisi artikel-artikel utama yang menjadi tema majalah Cabe Rawit.

Profil

Wawancara dengan tokoh Indonesia atau Tiongkok yang inspiratif dan berprestasi.

Event

Mengupas aktivitas terbaru pelajar Indonesia di Tiongkok

Tips untuk pelajar

Tips untuk pelajar di Tiongkok mengenai kehidupan sehari-hari, beasiswa, visa dan sebagainya.

Rekreasi & Hiburan

Membahas potensi pariwisata Tiongkok yang menarik dan layak dicoba

Home » Info

Bersepeda Kapanpun Dimanapun

Submitted by on 21 December, 2016 – 16:43No Comment

Mungkin tidak pernah terbayang sebelumnya, kita bisa mengendarai sepeda kapanpun dan dimanapun tanpa harus membeli atau memiliki sebuah sepeda pun. Ide tentang shared bicycle pertama kali muncul di Eropa pada tahun 1965. Tahun 1967, kota Amsterdam meluncurkan shared bicycle Provo, lalu tahun 1974 diikuti oleh kota Rochelle di Perancis dengan sepeda Velos Jaunesnya. Pada tahun 2014, sistem shared bicycle tersedia di 20 negara, 720 kota, kota Wuhan dan Hangzhou menjadi kota terbesar pemilik shared bicycle system di seluruh dunia. Tahun 2020, Hangzhou menargetkan 175.000 sepeda beroperasi disana. Sistem konvensional ini menggunakan dana dari pemerintah atau dana-dana hibah perusahaan-perusahaan dan dijalankan juga oleh pemerintah atau bekerjasama dengan organisasi nonprofit.

hangzhou-street
Pinggiran Jalan Kota Hangzhou yang Dipenuhi Sepeda

Saat ini bermunculan perusahan startup yang mengusung konsep shared bicycle dengan inovasi berbasis internet. Sistem ini memungkinkan pengguna sepeda untuk mendapatkan dan memarkir sepeda dimanapun menggunakan aplikasi smartphone. Sebut saja OFO bicycle dan Mobike, 2 perusahaan yang saling bersaing dalam platform berbagi sepeda.

 

mobike-dan-ofo
Logo Mobike dan OFO

OFO bicycle adalah perusahaan pertama di Tiongkok yang mengambil konsep berbagi sepeda. Perusahaan ini dibangun tahun 2014 oleh 3 mahasiswa pecinta sepeda dari Universitas Peking yaitu Dai Wei, Zhang Si Ding, dan Xue Dong. Target utama mereka adalah pelajar, mereka memulai mimpi mereka di Universitas Peking, tapi seiring berjalannya waktu, bisnis mereka semakin berkembang dengan mengeksplor ranah yang lebih luas mencakup seluruh wilayah Tiongkok. Sepeda berwarna kuning yang “eye catching” ini sudah menyebar lebih dari 100 kampus di Tiongkok, 200 ribu sepeda, 1.8 juta pengguna yang terregistrasi dan 500 ribu tunggangan sepeda setiap hari. Siapa sangka, berawal dari hobi dan coba-coba, bisa menjadi perusahaan yang bernilai ratusan juta US dollar. Nilai investasi perusahaan ini mencapai US$ 130 juta, dengan kucuran dana dari beberapa perusahaan besar termasuk Xiaomi, CITIC, Didi Chuxing, dan perusahaan Amerika Coatue.

dai-wei
Dai Wei, CEO Perusahaan OFO Bicycle

Berbeda dengan OFO, Mobike menarget penduduk kota yang seringkali terjebak dalam kemacetan. Dengan tagline “share bikes to save energy, space, and time” mereka menggunakan sepeda yang bernilai sekitar 3000 yuan dan dilengkapi navigasi satelit. Saat ini Mobike baru tersebar di beberapa kota besar di Tiongkok seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Chengdu, dan Ningbo. Akhir tahun ini mereka menargetkan 100.000 sepeda di setiap kota. Cofounder Mobike, Hu Weiwei, menyatakan bahwa dukungan dari perusahaan Tencent We Chat yang memiliki 800 juta user memudahkan mereka untuk memperkenalkan dan mempromosikan Mobike.

Seperti kita ketahui, kampus-kampus di Tiongkok sangat besar, jalanannya juga seringkali dilanda kemacetan parah. Banyak orang-orang yang tidak memiliki kendaraan atau sepeda sehingga akan sangat memakan banyak waktu jika harus berjalan kaki untuk mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain. Naik bis saat peak hours juga sangat repot. Melihat permasalahan transportasi ini, mereka berupaya untuk menyediakan solusi transportasi yang nyaman, ekonomis, hijau, dan tidak polutif yaitu shared bicycle.

Secara singkat, berikut beberapa perbedaan antara OFO dan Mobike:
perbedaan-ofo-dan-mobike

Baik OFO maupun Mobike sukses mengkombinasikan kemajuan teknologi dengan kekuatan sharing untuk memudahkan pelajar, masyarakat, atau siapapun di dalam kampus atau sebuah kota berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Berbasis pada mobile App dan kemajuan perkembangan hardware membuat shared bicycle menjadi solusi transportasi di Tiongkok yang paling utama. Cara menggunakan sepeda ini juga terbilang mudah, kita ambil contoh OFO, dengan menggunakan Wechat App atau aplikasi OFO kita bisa ikuti beberapa tahap ini:

cara-1
cara-2

Setelah deposit uang jaminan, kita akan mendapatkan kode untuk membuka gembok sepedanya, lalu kita bisa bersepeda ria tanpa harus memiliki sepeda. Biaya untuk menggunakan sepeda ini dibanderol 1 yuan per jam untuk OFO, dan 1 yuan per 30 menit untuk Mobike. Sistem pengawasan dan teknologi gembok sepeda menjadi kunci untuk mengurangi penggunaan sepeda yang illegal. Mungkin beberapa diantara kalian ada yang pernah menggunakan sepeda OFO tanpa melalui proses yang seharusnya, karena kode gemboknya mudah untuk ditebak, iya kan.
Sepeda-sepeda OFO atau Mobike mungkin hanya dua contoh dari semakin maraknya shared bicycle. Mereka menjadi fenomena yang unik dan merupakan inovasi dalam mencari solusi bagi Tiongkok yang tingkat polusi udaranya semakin memprihatinkan. Semoga trend ini semakin berkembang demi menciptakan lingkungan yang lebih baik. Ayo bersepeda. Salam Pedas!

Penulis: Fauzia Mustikasari

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.