Fokus

Berisi artikel-artikel utama yang menjadi tema majalah Cabe Rawit.

Profil

Wawancara dengan tokoh Indonesia atau Tiongkok yang inspiratif dan berprestasi.

Event

Mengupas aktivitas terbaru pelajar Indonesia di Tiongkok

Tips untuk pelajar

Tips untuk pelajar di Tiongkok mengenai kehidupan sehari-hari, beasiswa, visa dan sebagainya.

Rekreasi & Hiburan

Membahas potensi pariwisata Tiongkok yang menarik dan layak dicoba

Home » Berita

Hari Film Nasional – Cintailah Film Indonesia

Submitted by on 30 March, 2017 – 22:23No Comment

    Tanggal 30 Maret merupakan hari dimana insan perfilman Indonesia memperingati Hari Film Nasional. Bagaimana sejarah di balik peringatan Hari Film Nasional ini? Pada 30 Maret 1950, dilakukanlah pengambilan gambar pertama untuk film Darah & Doa yang disutradarai oleh Usmar Ismail. Kejadian tersebut menjadi sangat penting karena merupakan film pertama yang menampilkan unsur dan ciri khas asli Indonesia sekaligus merupakan film pertama yang diproduksi dan disutradarai langsung oleh orang Indonesia. Maka ditetapkanlah 30 Maret sebagai Hari Film Nasional.

    Untuk memperingati hari bersejarah ini, berikut Cabe Rawit sajikan beberapa film Indonesia terbaik dan terlaris di tahun 2000-an yang terbagi dalam enam genre. Film apa sajakah itu? Enjoy!

  1. Film Aksi

  Film “The Raid” mampu membuktikan bahwa film Indonesia tidak kalah seru dibanding film-film Hollywood. Film yang meraih rating 7.6/10 di situs imdb.com ini meraih banyak penghargaan baik di dalam maupun di luar negeri, antara lain masuk dalam 11 film yang menjadi spotlight di Festival Fim Sundance 2012. Film “Comic 8” juga merupakan salah satu film terlaris di Indonesia yang menggabungkan unsur aksi dengan komedi sehingga mampu membuat penonton terhibur.

  1. Film Petualangan

  Film “5 cm” tidak hanya dimeriahkan oleh aktor dan aktris yang sudah cukup terkenal di dunia perfilman Indonesia, film ini juga mengusung tema unik yang menggabungkan unsur-unsur kehidupan, seperti rasa persahabatan, keindahan alam Indonesia, hingga petualangan yang mendebarkan. Tidak mengherankan apabila film ini memecahkan rekor sebanyak 521,473 penonton hanya dalam waktu lima hari sejak film tersebut rilis di layar lebar.

  1. Film Komedi

  Siapa sih yang tidak suka dengan film komedi? Sebuah genre yang ringan dan menghibur. Film “Nagabonar Jadi 2” merupakan sekuel kedua dari film “Nagabonar” dan menjadi salah satu film komedi terbaik di Indonesia. Aktor senior Deddy Mizwar yang bermain di Nagabonar dan Nagabonar Jadi 2 meraih pemeran pria terbaik dalam Festival Film Indonesia 2007. Film komedi yang tidak kalah lucu adalah film “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1” yang merupakan adaptasi dari serial TV Warkop DKI yang sudah sangat familiar di mata para penonton. Bagian kedua dari film ini akan ditayangkan pada akhir tahun 2017 nanti. Stay tune!  

  1. Film Drama

  Genre yang satu ini identik dengan kisah mellow dan romantis serta sangat mendominasi bioskop Indonesia. Film “Ada Apa Dengan Cinta” atau biasa disingkat “AADC” yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra sebagai Cinta dan Rangga, sukses menandai kebangkitan kembali dunia perfilman Indonesia. Film “Habibie & Ainun” yang juga tidak kalah romantisnya dibuat berdasarkan buku otobiografi yang ditulis langsung oleh mantan Presiden Republik Indonesia, B.J Habibie. Siapapun yang hendak nonton film ini, jangan lupa siapkan tissu ya.

  1. Film Musikal

  Kalau Hollywood punya film “The Sound of Music”, maka Indonesia punya film “Petualangan Sherina” dan “Tiga Dara”. Film musikal Petualangan Sherina ini dimainkan oleh Sherina Munaf dan Derby Romero sebagai pemeran utamanya. Didi Petet, Mathias Muchus, serta Butet Kertaradjasa pun juga turut meramaikan peran dalam film ini. Sementara Petualangan Sherina identik dengan masa kecil kita, maka film Tiga Dara identik dengan masa kecil orang tua kita. Film tahun 50-an ini menjadi karya klasik dari industri perfilman Indonesia. Dikarenakan tema yang masih selaras dengan kondisi masyarakat Indonesia modern, maka tahun 2016 lalu, Tiga Dara direstorasi dan dikonversi untuk ditayangkan kembali di layar lebar.

  1. Film Inspiratif

  Film “Laskar Pelangi” dan “Garuda di Dadaku” tidak lepas dari cita rasa asli dunia perfilman Indonesia. Tidak salah lagi, saat mencari pemeran untuk Laskar Pelangi, sang sutradara Riri Riza melakukan casting langsung di daerah Belitung. Alhasil, terpilihlah dua belas anak-anak asli Belitung yang berbakat dan cocok untuk bermain di film tersebut. Berkat film yang disadur dari novel dengan judul yang sama ini juga, Pulau Belitung menjadi semakin terkenal dan menjadi salah satu pusat tujuan pariwasata di Indonesia. Tidak jauh berbeda, Garuda Di Dadaku yang menginspirasi mengangkat tema olahraga yaitu sepakbola sehingga identik dengan rasa nasionalisme.

  Itulah beberapa film-film terbaik Indonesia versi majalah Cabe Rawit. Semoga dalam memperingati Hari Film Nasional, indutsri perfilman Indonesia dapat semakin maju baik di dalam negeri maupun berprestasi hingga ke kancah internasional. Nontonlah film Indonesia, dukung film Indonesia, dan cintailah film Indonesia! Salam pedas!

  Penulis: Marsha Neida

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.