Fokus

Berisi artikel-artikel utama yang menjadi tema majalah Cabe Rawit.

Profil

Wawancara dengan tokoh Indonesia atau Tiongkok yang inspiratif dan berprestasi.

Event

Mengupas aktivitas terbaru pelajar Indonesia di Tiongkok

Tips untuk pelajar

Tips untuk pelajar di Tiongkok mengenai kehidupan sehari-hari, beasiswa, visa dan sebagainya.

Rekreasi & Hiburan

Membahas potensi pariwisata Tiongkok yang menarik dan layak dicoba

Home » Berita, Event, Opini

Surat untuk Mama

Submitted by on 23 December, 2016 – 00:27No Comment

Surat Untuk Mama

 

Mengekspresikan kasih sayang kita kepada Ibu dapat dengan berbagai macam cara, dimulai dari membantu Ibu hingga membelikan hadiah istimewa. Namun, tidak ada salahnya pula apabila kita mencoba mengungkapkan kasih sayang melalui sepucuk surat.

Dalam rangka menyambut “Hari Ibu” 22 Desember 2016, Cabe Rawit mengajak teman-teman pelajar di Tiongkok untuk menuliskan sepucuk surat sebagai ungkapan cinta dan tanda terima kasih kepada Ibu. Surat-surat yang dituliskan mewakili isi hati seorang anak yang dipersembahkan spesial kepada seluruh Ibu di dunia.

 

Terima kasih buat Mama yang udah melahirkan dan membesarkanku, yang selalu ada walau banyak kerjaan yang harus dipikirkan. Mama, terima kasih karena selalu memberi semangat waktu aku lelah dengan tugas-tugas yang ada, walaupun terkadang aku masih mengecewakan dan membuat Mama sedih, tapi Mama selalu tetap menyayangiku dengan setulus hati. Aku sayang Mama, terima kasih atas semua yang Mama lakukan, aku tau aku mungkin tidak bisa membalas kebaikan dan semua yang Mama berikan, tapi, terima kasih. (Tiffany, 19, Pelajar, Beijing)

 

Mama, benih kasih yang dahulu kau tanam kini sedikit demi sedikit telah ku tuai. Petuah-petuah sucimu kini telah kurasa manfaatnya. Mama, kini putri kecilmu telah menjadi gadis dewasa, yang siap mekar menatap kehidupan. Doa-doa mulia yang selalu kau panjatkan semoga menjadi bekal pelindungku walau kau tak disisi. Senyumu yang menjadi penguat perjuanganku, Mama, di Hari Ibu ini aku persembahkan serangkaian ucapan dan doa sebagai tanda terima kasihku padamu, kau tak kan terganti. Semoga kau selalu sehat dan tetap bisa menemaniku hingga aku bisa membanggakanmu. I Love You Mom! (Benkis Mazidah, 21, Pelajar, Xiamen)

 

Ma, selamat Hari Ibu ya! Thank you buat semua yang udah Mama lakuin buat kita. Mulai dari bangun pagi untuk masak, antar jemput sekolah dan les, selalu dengerin curhatan masalah kita, dan lagi sekarang jaga cucu. Kita memang terpisah jarak, tapi Mama selalu menyempatkan waktunya untuk aku. Walaupun kita sering bikin Mama super capek dan kesal, tapi Mama tetap sayang sama kita. Buat kita, Mama adalah Mama terbaik di dunia. Love you, Ma! (Joshua Giovani, 20, Pelajar, Wuhan)

 

Ma, makasih banyak ya! Selama ini aku uda banyak nyusahin Mama, tapi Mama tetap sabar aja. Mama itu best friend nomor satu aku, Mama harus tetap sabar ya. Aku di Ningbo bakal buat Mama bangga, sabarnya bakal worth it deh. Thank you mom, always love you. (Catherine Chelsea, 18, Pelajar, Ningbo)

 

Thank you Mami udah jagain aku selama ini dari kecil sampai sekarang, udah kasih yang terbaik. Pengorbanan jadi ibu itu ga gampang, tapi selama ini Mami udah jadi Mami yg terbaik buat kita semua. Biayain anak itu ga murah, mami harus kerja keras buat biayain kita semua biar kita ga kekurangan dan bahkan bisa sekolah di tempat yang bagus. Love you, Mom! (Charlene Yuyu , 17, Pelajar, Malaysia)

 

Mama yang kucintai, kuucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepadamu. Terima kasih karena telah melahirkanku, membesarkanku, memberikanku kasih sayang, membimbingku, mengajariku, menasihatiku, menyelokahkanku. Kebaikanmu tidak penah kulupakan. Kau adalah orang tua yang paling kucintai di dunia ini, terima kasih Mama. Aku tahu ku tak akan sanggup untuk membalas budi baikmu, tapi aku akan membalasnya di kehidupan yang akan datang. I love you. (SKH, 23, Guru, Jakarta)

 

Mom, aku mau bilang terima kasih banget karena dari aku masih di perut mami, sampai detik ini aku sekarang udah 18 tahun. Aku tau, Mom akan selalu jadi orang yang support aku kapanpun, orang yang bisa jadi sahabat dan orangtua, orang yang bisa aku sampein semua keluh kesah aku. Semoga mami sehat terus, dan bisa liat semua anak-anak mami wisuda. Mom, Mom adalah wanita terhebat. I love you, Mom! (Cindy, 18, Pelajar, Nanning)

 

Mengandung selama 9 bulan, melawan sakitnya kontraksi dan melahirkan sepenuh tenaga untuk melihat buat hati mungilnya, menjaga tanpa pamrih, merawat pada saat sakit, bekerja tanpa kenal lelah. Walau kadang tanpa kusadari sering melukai hatimu tanpa meminta maaf, sekarang ku jauh darimu, ku selalu rindu padamu Ibu, ku yakin suatu hari nanti aku akan membuatmu bangga untuk membayar semua kerja kerasmu selama ini. (Primagitta, 20, Pelajar, Nanning)

 

Ibu, terima kasih atas segalanya yang telah kau berikan kepadaku. Usahamu yang begitu besar yang tak terhitung nilainya untuk apapun. Ibu, semoga kamu sehat selalu, baik-baik, sukses, panjang umur, dan segala sesuatu yang berbau positif menimpa semua kepadamu. Selamat Hari Ibu, Ibuku yang tercinta. (Albert Frederich, 19, Pelajar, Nanning)

 

Happy Mothers Day, Ma! Tiap hari Mama sibuk kerja tapi selalu nyempetin waktu buat keluarga juga. Tau ngga sih kalo Mama itu role modelku? Tiap kali aku spend time sama Mama, Mama selalu kasih great advices. Tiap kali ada masalah dan ngomong ama Mama, masalahnya langsung seems small. Aku tau Mama selalu mau kasih yang terbaik buat aku dan aku bersyukur banget punya Mama kaya Mama. Walau kita sering buat satu sama lain kesel, Mama ngga tergantikan! Youre the best Mom in the world for me! So much love for you, Ma! (Michella Gabe, 19, Pelajar, Ningbo)

 

Bertahun-tahun engkau telah memberi segala yang ada untukku, tetapi engkau selalu memberinya tanpa pamrih dan keluhan. Ibu, maafkan anakmu yang tak sempurna ini, yang tak akan pernah bisa membalas semua kebaikanmu. Tetapi aku selalu berdoa untukmu, berharap engkau sehat selalu, berharap engkau dapat merasakan juga rasa sayangku kepadamu, dan engkau juga dapat mendengarkan kata-kataku ini: “Terima kasih, Ibu.” (Nyvillia, 20, Pelajar, Beijing)

 

Ma, sepucuk surat tidaklah cukup untuk memperlihatkan betapa sayangnya aku terhadap Mama. Tetapi, aku sangat berterima kasih sama Mama yang telah besarin aku tanpa kenal lelah. Yang selalu masakin aku sarapan, memberikan advice dan ceramahan untuk aku renung. Terima kasih Ma, karena Mama aku bisa menjadi diriku yang sekarang ini, terima kasih karena engkau telah memberikan aku 17 tahun penuh dengan momen indah. Maafkan aku jika selama ini aku selalu repotin Mama dan aku sering buat Mama marah. Aku sayang banget sama Mama! Stay healthy! (Angeline Suhindra, 17, Pelajar, Ningbo)

 

Mom, You give me big dreams and believe that Im capable for it. Thanks for teaching me life lessons, for shaping who Im today, and for driving me to go after our dream, thats to provide massive employment field for the unemployed, give essential healthcare and scholarship for the poor, support shelter and infrastructure for the unreached rural place. Thank you just isnt enough for all the things youve done. And Im really sorry for all your heartbreaks. Mom, please forgive me. I need you to do one more thing for me, please be healthy and strong, because I want you to be the first witness of my success story. You are my happy pill, my support system, and my inspiration. You give me the whole damn world. (Jennifer Lau, 21, Pelajar, Ningbo)

 

Ibu, kau adalah sosok malaikat yang paling nyata. Perjuanganmu mengandung dan melahirkanku, membuatku bisa mengecap indahnya hidup di dunia ini. Tidak ada kata-kata yang mampu mengungkapkan betapa besar rasa terima kasihku kepadamu karena telah memberiku anugerah kehidupan ini. Karena Engkau, aku jadi tahu betapa indahnya dunia ini. Kasihmu adalah yang paling besar, yang paling tulus, yang senantiasa selalu menyertaiku tanpa pamrih. Karena ada dirimu, aku tidak pernah kekurangan. Karena memilikimu, kumiliki segalanya. (Li Hai Xia, 20, Pelajar, Nanning)

 

“Mama, wanita tercantik di dunia yang diciptakan oleh Tuhan dan tiada duanya dalam hal kasih sayang. Mama, 4 huruf yang begitu penuh dengan kasih sayang. Mama, aku sayang Mama.”

Sudahkah kalian mengungkapkan rasa terima kasih dan kasih sayang kepada Mama hari ini?

 

 

Penyusun: Angeline Suhindra

 

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.